Jumat, 05 Juni 2015

SEPUCUK SURAT DARI AYAH DAN IBU


ANAK KU
Ketika aku semakin tua, aku berharap kamu memahami dan memiliki  kesabaran untuk ku
Suatu ketika aku memecahkan piring, atau menumpahkan sup di atas meja, karena penglihatan ku berkurang.
Aku berharap kamu tidak memarahiku.
Orang tua itu sensitif, selalu merasa bersalah saat kamu berteriak.
Ketika pendengaran ku semakin memburuk dan aku tidak bisa mendengar apa yang kamu katakana, aku berharap kamu tidak memanggilku ‘’ tuli’’ mohon ulangi apa yang kamu katakan atau menuliskannya.
Maaf, anak ku.
…. Aku semakin tua.
Ketika lutut ku mulai lemah, aku berharap kamu memiliki kesabaran untuk membantu ku bangun. Seperti bagaimana aku selalu membantu kamu saat kamu masih kecil, untuk belajar berjalan.
Aku mohon, jangan bosan dengan ku.
Ketika aku terus mengulangi apa yang ku katakan seperti kaset rusak
Aku berharap kamu terus mendengarkan aku.
Tolong jangan mengejek ku atau bosan dengan dengan ku.
Apa kamu ingat ketika kamu masih kecil dan kamu ingin sebuah balon?...........
Kamu mengulangi apa yang kamu mau berulang – ulang sampai kamu mendapat apa yang kamu inginkan.
………. Maafkan juga bau ku.
Tercium seperti orang yang sudah tua,  aku mohon jangan memaksa ku mandi.
Tubuh ku lemah…………
Orang tua mudah sakit karena mereka rentan terhadap dingin.
Aku harap, aku tidak terlihat kotor bagi mu ……..
Apakah kamu ingat ketika kamu masih kecil?.......
Aku selalu mengejar – ngejar kamu………..
Karena kamu tidak ingin mandi
Aku berharap kamu bisa bersabar dengan ku, ketika aku selalu rewel.
Ini semua bagian dari menjadi tua,,
Kamu akan mengerti ketika kamu tua.
Dan jika kamu memiliki waktu luang, aku berharap kita bisa berbicara
Bahkan untuk beberapa menit
Aku selalu sendiri sepanjang waktu.
Dan tidak memiliki seorang pun untuk di ajak bicara
Aku tau kamu sibuk dengan pekerjaan.
Bahkan jika kamu tidak tertarikpada cerita ku, Aku mohon berikan aku waktu untuk bersama mu
Apakah kamu ingat, ketika kamu masih kecil?....
Aku selalu mendengarkan apapun yang kamu ceritakan tentang mainan mu.
Ketika saatnya tiba …..
Dan aku hanya bisa terbaring sakit dan sakit, aku berharap kamu memiliki kesabaran untuk merawat ku.
MAAF
Kalau aku sengaja mengompol atau membuat berantakan.
Aku berharap kamu memilki kesabaran untuk merawat ku.
Selama beberapa saat terakhir dalam hidup ku.
Aku mungkin, tidak bertahan lebih lama……….
Ketika waktu kematian ku, dating……….
Aku berharap kamu memegang tangan ku dan memberikan ku kekuatan untuk menghadapi kematian.
Dan jangan khawatir……….
Ketika aku bertemu sang pencipta………
Aku akan berbisik padanya ……..
Untuk selalu memberikan berkah pada mu
Karena kamu mencintai ibu dan ayah mu…….
Terima kasih atas segala perhatian mu, nak ……….
Kami mencintai mu,
Dengan kasih yang berlimpah,
IBU DAN AYAH………

MOM + DAD = ME

Tidak ada komentar:

Posting Komentar